بسم الله

بسم الله الرحمن الرحيم
"SELAMAT DATANG" di ameiy-moesleem@blogspot.com " DARUSSALAM "

PAGE

Rabu, 08 Juni 2011

MASJID AL AQSHA ataukah DOME OF THE ROCK ???






Pada awalnya Rasulullah SAW. setiap shalat menghadap ke Baitil Maqdis di Palestina sebelah utara kota Mekkah), kemudian beliau SAW. memohon kepada Allah SWT. untuk dapat shalat menghadap ke Ka’bah.
(QS. Al Baqarah, 2 : 142 - 150)

Dalam sebuah hadits, dari Barrak bin ‘Azib RA., ia berkata : “Rasulullah saw shalat menghadap ke Bait Al Maqdis, enam atau tujuh belas bulan lamanya. Sedang beliau ingin shalat menghadap ke Ka’bah. Maka turun ayat:“Sesungguhnya Kami tahu engkau menghadapkan mukamu ke langit berulang-ulang, maka setelah itu Nabi SAW. shalat menghadap ke Ka’bah. Tetapi orang-orang bodoh, antara lain orang-orang Yahudi, berkata: “Apakah sebabnya mereka berpaling dari kiblat mereka semula ?” Katakan hai Muhammad “Kepunyaan Allah Timur dan Barat, ditunjukiNya kepada jalan yang lurus siapa-siapa yang dikehendakiNya.” Seorang laki-laki shalat bersama Nabi SAW. waktu terjadinya perubahan kiblat itu. Setelah shalat dia pergi. Dia melewati sekelompok oang Anshar sedang shalat “Ashar, masih menghadap ke Baitil Maqdis. Lalu dikatakannya, bahwa tadi dia shalat bersama Nabi saw menghadap ke Ka’bah. Karena itu mereka merubah arah kiblat mereka dan menghadap ke Ka’bah. (Bukhari).

Hikmah yang bisa kita petik dari pemindahan arah kiblat ini secara geografis, andai kiblat tetap di Majid Al Aqsha di Palestina; saat ini kita akan kesulitan menentukan arah kiblat.

Masjid Al Aqsha berada di lokasi dengan koordinat LU sebesar 31°46′ 40.93″. Garis ini jelas tidak dilalui matahari saat MIHADAA, sebab paling pol (mentok) matahari akan melewati pada garis Lintang Utara tanggal 21 Juni, tepat berada di lintang 23.5° LU. Jadi mustahil kita menentukan arah kiblat dengan melihat bayangan matahari.

Ka’bah di Masjid Al Haram kota Mekkah, berada di garis koordinat 21°25′20.94″ Lintang Utara. Garis ini di bawah 23.5° LU batas matahari melakukan Mihaadaa-nya.

Maka dengan perintah Allah SWT kiblat tersebut diubah dari Baitul Maqdis ke Mekah, 
maka kita bisa menentukan arah kiblat dengan mudah cukup melihat bayangan matahari.

Masjid Al Aqsha juga termasuk satu diantara tiga masjid yang kita semua (orang islam) dianjurkan oleh Rasulullah SAW. untuk mengunjunginya (menjiarahinya), yakni MASJID AL HARRAM di Makkah Al Mukaramah, MASJID NABAWI di Madinah Al Munawarah, dan MASJID AL AQSHA di Palestina.

Namun kedengkian yahudi terhadap muslim terus berjalan, mereka menghalalkan berbagai cara untuk dapat merebut/menguasai/menghancurkan masjid Al Aqsha.



Melihat pada gambar di atas, tentunya ramai yang menyangka bahawa masjid di atas adalah Masjid Al-Aqsha. Jika diperhatikan denga teliti, kita akan dapat melihat sebuah lagi kubah berwarna hijau yang kelihatan agak samar-samar. Percayalah, kubah yang berwarna hijau itulah Masjid Al-Aqsa yang sebenarnya.


Masjid Al Aqsha merupakan kiblat pertama bagi Umat Islam sebelum dipindahkan ke Ka'bah dengan perintah Allah SWT. Kini ia berada di dalam kawasan jajahan Yahudi. Dalam keadaan yang demikian, pihak Yahudi telah mengambil kesempatan untuk mengelirukan Umat Islam dengan mengedarkan gambar Dome of The Rock sebagai Masjid Al Aqsha. Tujuan mereka hanyalah satu, yaitu untuk meruntuhkan Masjid Al Aqsha yang sebenarnya. Apabila Umat Islam sendiri sudah terkeliru dan sukar untuk membedakan Masjid Al Aqsha yang sebenarnya. Maka semakin mudahlah tugas mereka untuk melaksanakan perancangan tersebut.
   
Lihat pula gambar di bawah, berikut adalah gambar sebenarnya Masjid Al Aqsha pada jarak yang lebih dekat. Betapa jauhnya perbedaan antara Dome of The Rock jika dibandingkan dengan Masjidil Aqsa.





Agenda Israel menghapuskan Masjidil Aqsa

Berikut disertakan juga terjemahan daripada surat yang dikarang dan dikirimkan oleh Dr. Marwan kepada ketua pengarang harian "Al-Dastour". Berhati-hatilah dengan perancangan zionist tentang Masjid Al Aqsha. Jangan biarkan mereka berjaya dengan peracangan mereka.
Terjemahan surat Dr. Marwan:
   
Terdapat beberapa kekeliruan di antara Masjid Al Aqsha dan The Dome of The Rock. Apabila yang disebut tentang Masjidil Aqsa di dalam media nasional maupun internasional, gambar The Dome of The Rock pula yang dipaparkan. Sebab utama ia dilakukan adalah bagi mengabaikan orang ramai dimana itu adalah perancangan Israel. Tinjauan ini diperoleh semasa saya tinggal di USA, dimana saya telah dimaklumkan bahawa Zionis di Amerika telah mencetak dan mengedarkan gambar tersebut dan menjualkannya kepada orang arab dan Muslim. Kadangkala dijual dengan harga yang murah bahkan kadangkan diberikan secara percuma supaya Muslim dapat mengedarkannya dimana-mana saja. Tak hanya di rumah maupun pejabat.
   
Ini meyakinkan saya bahawa Israel ingin menghapuskan gambaran Masjid Al-Aqsha dari ingatan umat Islam supaya mereka dapat memusnahkannya dan membina kuil mereka tanpa sebaran publisitas. Sekiranya terdapat pihak yang membangkang atau merungut, maka Israel akan menunjukkan gambar The Dome of The Rock yang masih utuh berdiri, dan menyatakan bahwa mereka tidak berbuat apa-apa. Rancangan yang sungguh bijak! Saya juga merasa amat terperanjat apabila bertanya kepada beberapa rakyat arab, Muslim, bahkan rakyat Palestina karena mendapati mereka sendiri tidak dapat membedakan antara kedua bangunan tersebut. Ini benar-benar membuatkan saya berasa kesal dan sedih karena hingga kini Israel telah berjaya dalam perancangan mereka.Dr. Marwan Saeed Saleh Abu Al-Rub Associate Professor,
Mathematics Zayed University Dubai

Silahkan perhatikan letak Masjid Al Aqsha yg sesungguhnya dengan Dome of The Rock!!!














Semoga kita semua masih mau tergerak hatinya untuk menjaga Kesucian Masjid Al Aqsha.
Sesungguhnya kebaikan yg tidak terorganisir dapat di kalahkan dengan kejahatan yang terorganisir.
(Ali bin Abi Thalib)
Cukuplah kisah-kisah masa lalu menjadi cambuk bagi kita saat ini untuk TIDAK mengulanginya di masa kini.


Supaya lebih jelas, mari kita perhatikan gambar-gambar berikut !!!





Sudah jelas dan nyata kah ?! Bagian yang diberi lingkaran merah adalah Komplek Masjid Al Aqsha yang sebenarnya. Saya pun baru tahu dan baru sadar kalo ternyata Dome of The Rock itu bisa menyamai bahkan melebihi luas dari Masjidil Aqsa.


Namun baik itu masjid Al Aqsha atau pun Dome of The Rock keduanya harus dijaga dari tangan jahil Yahudi. 


Mereka hendak menghancurkan masjid Al Aqsha tanpa umat islam merasa kehilangan, karena ada Dome of The Rock sebaga gantinya yang  oleh mereka (Yahudi) disamarkan sebagai Al Aqsha dan umat Islam pun menyangka bahwa Al Aqsha masih ada.

Wallahu'alam.

(dari berbagai sumber)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar